,

Ornamen batu paras putih – Dekorasi Dinding kamar tidur

Ukiran batu paras putih pada gambar ini adalah salah satu kategori ornamen untuk hiasan dinding, bisa di pasang dimana saja menyesuaikan selera anda untuk di pasang pada dinding interior atau dinding luar rumah.

pada gambar ini dapat anda jadikan sebagai referensi apabila anda menyuai motif ornamen seperti ini untuk keperluan hiasan dinding, motif ikan sangat cocok di gunakan di berbagai penempatan pemasangan. motif ini lebih flexibel dan mudah di padukan dengan beragam jenis hiasan dekorasi ruangan jenis lainya.

untuk informasi lengkap tentang produk ini silahkan hubungi kami via whatsapp.

pemesanan dan pembelian berbagai macam batu alam dari kami bisa di lakukan secara online dan juga bisa secara offline di tempat kami.

Hadirkan ketenangan dan keanggunan alami ke dalam ruang tidur Anda dengan ornamen dinding berbahan batu paras putih khas Jogja. Ukiran motif ikan koi yang berenang melingkar menciptakan nuansa harmoni, keberuntungan, dan keseimbangan, menjadikannya pilihan ideal untuk dekorasi kamar tidur yang menenangkan dan penuh makna.

Fungsi Utama

  • Dekoratif: Menjadi focal point artistik yang mempercantik dinding kamar tidur.
  • Simbolik: Motif koi melambangkan ketekunan, kemakmuran, dan keharmonisan hidup.
  • Atmosfer Relaksasi: Cocok dipadukan dengan pencahayaan hangat untuk menciptakan suasana tenang dan damai.
  • Nilai Budaya: Menyatu dengan filosofi Timur yang mendalam, cocok untuk ruang yang mengedepankan spiritualitas dan estetika.

Bahan

  • Batu Paras Putih Asli Jogja
    Batu alam yang ringan, mudah diukir, dan memiliki tekstur halus. Warna putih kremnya memberikan kesan bersih, elegan, dan alami.

Cara Perawatan

  • Pembersihan Rutin: Lap permukaan dengan kain lembut atau kuas halus untuk mengangkat debu.
  • Hindari Air Berlebih: Jangan menyiram langsung dengan air agar pori batu tidak menyerap kelembapan berlebih.
  • Gunakan Coating Batu (Opsional): Untuk menjaga warna dan ketahanan, bisa diaplikasikan coating khusus batu alam setiap 6–12 bulan.
  • Jauhkan dari Noda Minyak atau Cairan Berwarna: Karena batu paras bersifat menyerap, hindari kontak langsung dengan cairan yang bisa meninggalkan noda.
Keranjang Belanja
Butuh Bantuan?